Tiya, kepalaku tak henti-hentinya memikirkanmu
Hati ini terus memunculkan rasa padamu
Setiap goresan tinta adalah tentangmu
Dendang suciku mengeluarkan bunyi rasa yang tertuju padamu
Yang mempersempitkan kepekaanku terhadap apa yang di sekitar
Pikiranku telah terpenjara untukmu, tak ada yang lain
Sekarang ku terpaku, ternganga, bak gelap datang keindahan setiba cahaya.
Tiya… ternyata kamu memang indah
Aditiya graha pratama, 2017-10-05







No comments:
Post a Comment